RAJA OMBUN

Monang Naipospos

Ia na gaung so marihot ima ombun. Tung boi pe moru las ni ari diholipi ombun, ianggo hatiuron i ndang boi mago. Tung beha pe lambasna marpungu mangondingi mataniari, ndang marimpola i, molo mangullus alogo masarsar sandiri do ombun i laos so tarida. Tung sumorop pe ibana di harangan, ndang sangkot di dangka ni hau jala ndang peak di tano.
Lanjutkan membaca “RAJA OMBUN”

APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK DANAU TOBA ?

Monang Naipospos

Spirit otonomi daerah semula diharapkan mengembangkan partisipasi masyarakat dalam program-program pembangunan daerah. Tujuan pengembangan partisipasi masyarakat dalam hal ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas program-program pembangunan. Oleh karena itu segenap potensi yang ada pada setiap daerah harus digali untuk menggali inisiatif masyarakat lokal dalam sebuah proses pembangunan.
Lanjutkan membaca “APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK DANAU TOBA ?”

JANJI LINTONG KE BAKKARA

Monang Naipospos

Perlawanan seru Sisingamangaraja XII bersama pendukungnya terhadap Belanda semakin seru. Ada yang membuat hati sang ratu Belanda begitu geram. Entah siapa yang membuat surat atas nama Sisingamangaraja, masih kurang jelas. Sisingamangaraja tidak menulis suratnya sendiri dan stempel dipegang sekretarisnya yang disebut parmaksi.
Lanjutkan membaca “JANJI LINTONG KE BAKKARA”

Kutemui Batak Keren Di Samosir

Monang Naipospos

Telepon Viky Sianipar tentang keberadaannya di Samosir 2 Maret buat saya terkejut. Bukankah baru beberapa minggu lalu di darisana?
“Datang tulang ?”
“Saya lihat waktuku dulu”, jawabku mencoba buat alasan.
Semangat Lambaik Manalu koordinator Batak Pos wilayah Tapanuli meliput kegiatan Viky mengantarkan langkah saya ke Samosir.
Lanjutkan membaca “Kutemui Batak Keren Di Samosir”