Baginda Napitupulu
Sampai kapan hegemoni ini akan terjadi
sementara kita bukan anak-anak lagi
kita sama-sama sudah dewasa
Dewasa dengan agama yang kita sebut …. bla … bla ….bla ….
Dewasa dengan Ilmu yang kita sebut pendidikan
Tapi apa ??????????
hegemoni masih terus terjadi
kapitalis menjadi jadi
mengapa Tano Batak seperti ini??
hutan-hutan masih ditebangi
akar budaya tak lagi diappini
Aku bingung…..
mengapa mereka gelap mata
didalam dunia sendiri
rakus bagai singa binatang2 rimba
Mungkin inilah cirri khas kami
jadi individualis,
matrealis,
kapitalis,
hegemonis dan skeptis
MAKLUM …..
kami ratusan tahun dijajah belanda
Ha …. ha….
mari tertawakan diri kita
yang suka menjajah orang sendiri
Tulisan ini dibuat untuk para pejabat yang suka nebangi hutan di pinggir danau toba. Walau tanpa surat izin maen hajar aja.
Pohon pohon yang kesepian boleh lihat di Photo Gallery ini.
horas ma jala gabe
kami dari ragidup yang merupakan brand pakaian berisikan grafis yang berkaitan dengan Batak.
Mulai dari sejarah, gaya hidup, budaya dan hal lainnya.
Ini merupakan sebuah usaha yang di lakukan kepada kaum muda Batak khususnya
untuk dapat mengenali, mempertahankan dan meneruskan unsur- unsur Bataknya,
dan kepada masyarakat luas pada umumnya untuk dapat mengenali budaya Batak.
Kita berharap semoga usaha ini dapat menjadi sebuah media yang dapat mempertahankan
artefak budaya Batak.
untuk dapat mengetahui lebih lanjut, dapat mengunjungi kami di
http://www.ragidup.wordpress.com
MAULIATE..
Bagus lae. Dan setelah pusi, berikutnya adalah petisi; dan kemudian AKSI untuk benar-benar menghentikan para perusak hutan itu.
Puisi yang mantap,namun;
Konon para penegak hukum ada yang menyalahgunakan “ilegal loging” caranya begini; Orang yang menebang pohon kayu dari kebunnya sendiri kadang disamakan dengan penebang liar. Kalau masyarakat dapat menjual hasil dari perkebunannya mengapa kayu yang ditanam oleh (munkin) ayah kandungnya susah diperjualbelikan? Sebenarnya yang dikategorikan dengan ilegal loging bagaimana sesungguhnya? Mohon bagi yang mengetahui perundang-undangan tentang hutan agar sudi mensosialisasikannya kepada masyarakat luas agar masyarakat tahu mana yang dapat ditebang mana yang tidak.
Horas.
Ini juga termasuk novel yang menggugah kita akan kepedulian akan lingkungan.
Bulan Lebam Di Tepian Toba
Aku suka dengan rangkaian kata-kata ini.
Tapi aku kurang suka dengan pertanyaan SAMPAI KAPAN ???
Aku sadar bahwa perjuangan kita untuk menghentikan Prilaku-Prilaku BEJAT dari mereka yang sangat RAKUS tersebut akan sangat sulit, namun apabila kita bergandengan tangan, yakinlah…… sekali lagi yakinlah bahwa kita akan dapat MENYELAMATKAN HUTAN KITA tersebut.