BUANG KOTORAN WAJAH DI KUBURAN

Monang Naipospos

Tradisi jiarah memang sudah sejak lama terjadi, banyak suku yang melakukannya bahkan agama pun tidak melarangnya.

Dalam jiarah itu ada satu tindakan yang tidak masuk di akal saya, yaitu cuci muka diatas kuburan. Banyak punya keyakinan akan buang sial, agar rejeki dan kesehatan ke depan samakin baik.

Pernah satu ketika bersama keluarga besar mertua saya mengajak jiarah bersama. Mereka bawa air beberapa teko. Selesai pengucapan hormat kepada ayah ibu mertua dan para sesepuh, lalu bergantian melakukan cuci muka.

Si nyonya memberikan air kepada saya agar cuci muka. Saya terima airnya dan saya siramkan di tumbuhan bunga yang ada disana.

Untung si nyonya tidak bertanya, kenapa tidak cuci muka? Susah saya menjawabnya. Diantara keyakinan mereka dengan keyakinan saya yang beda soal cuci muka di makam.

Namun ada rasa takut dalam hati kalau dituding tidak menghormati arwah orang tua dan leluhur.

Saya sudah punya jawaban seandainya ada pertanyaan. “Saya sungkan membuang billok di makam leluhur”

Tinggalkan komentar