Monang Naipospos
Ada beberapa kalimat dalam bahasa Batak Toba yang mengartikan saling pisah, tak ada hubungan, jangan saling mengganggu antara lain; masidalani dalanna, masinangkohi balatukna, masitaon di arina. Mungkin masih ada lagi silahkan ditambah.
Masidalani dalanna, bisa saja diucapkan saat jumpa dengan ular di jalan. Ular pun menyamping, manusia lanjut berjalan. Ada juga saat berjalan malam merasakan ada sesuatu…..
Masinangkohi balatukna, artinya kamu tak bisa masuk ke rumahku, aku tidak masuk kerumahmu.
Masitaon di arina, apabila sudah sepakat berpisah, maka apa pun yang terjadi pada masing masing yang berpisah itu tidak ada lagi saling peduli.
Yang herannya, sampai saat ini dalam perilaku adat toba masih ada terdengar “masinangkohi tanggana” atau “masinangkohi balatukna”.
Atur ma na di ho, huatur na di au. Atur dirimu, kuatur diriku.
Sepertinya adat yang dilakukan bukan untuk saling berhubungan, tapi urus diri masing masing. Ini sangat janggal, mana kala adat itu adalah menjalin hubungan dengan damai dan hati yang tulus.
Penyebabnya bisa saja karena banyaknya permintaan masing pihak untuk dilayani, sehingga mengabiskan banyak materi, waktu dan energi. Kenapa tidak mengarah ke intinya aja?
Nararat do hamu, masidalani dalanna ma, masinangkohi balatukna …