SINGA-SINGA RUMAH BATAK BANYAK DICURI

Monang Naipospos

Di perkampungan batak yang ditemui rumah tradisional, banyak yang sudah kehilangan bagian assesori rumah itu karena dicuri orang-orang yang tak bertanggungjawab. Untuk wilayah Polsek Laguboti sudah 3 kasus pencurian yang dilaporkan dan 2 kasus sudah dilimpahkan ke pengadilan 1 kasus masih dalam proses.

Lanjutkan membaca “SINGA-SINGA RUMAH BATAK BANYAK DICURI”

POTENSI DI PINTUPOHAN MERANTI

Monang Naipospos

Anda mungkin tahu, PLTA Siguragura dan Tangga yang dibangun tahun 1978 ada di Toba Samosir. Namun anda jarang mendengar nama Kecamatannya saat ini Pintupohan Meranti, termasuk desa-desa disana, masyarakatnya dan penghidupannya. Umumnya orang Batak berpikir, berpendidikan tinggi dan keluar dari tanah batak. Ini juga berlaku bagi masyarakat Pintupohan Meranti. Di luar daerah mereka lebih besar mendapat peluang berkarir ketimbang di daerahnya yang memiliki perusahaan raksasa penghasil energi listrik.

Lanjutkan membaca “POTENSI DI PINTUPOHAN MERANTI”

SIREGAR, POTENSI WISATA YANG TERPENDAM

Monang Naipospos

Di Kecamatan Uluan – Tobasa dikenal satu desa Siregar. Memang disana warga mayoritas bermarga Siregar. Penonjolan wisata desa ini sering disebut Siregar Aek Na Las. Memang di desa ini ditemukan sumber air panas yang disebut aek rangat persis berada di tepi pantai. Bahkan sumur bor pada kedalaman 200 meter airnya hangat.

Lanjutkan membaca “SIREGAR, POTENSI WISATA YANG TERPENDAM”

Pagelaran Seni Parsenibud Tobasa Tak Diminati

Monang Naipospos

Saya menerima surat undangan dari Dinas Parsenibud Tobasa. Mereka melaksanakan kegiatan Pagelaran Seni di pentas buatan samping kantor Dinas Parsenibud Tobasa (02 Desember 2009). Saya heran, karena tidak mendengar ada persiapan seniman Kecamatan di Laguboti ataupun permintaan murid gondang yang selama dua tahun kami bina untuk pagelaran itu.

Lanjutkan membaca “Pagelaran Seni Parsenibud Tobasa Tak Diminati”

GONDANG YANG BAKAL HILANG

Monang Naipospos

Program Revitalisasi Gondang Batak sudah berakhir. 12 orang murid sudah siap menambang pengalaman margonsi bersama para gurunya di lapangan. Mereka sudah mengenal beberapa gondang dan memainkannya dengan baik. Tentu saja selama pembelajaran dua tahun ini mereka dicecoki teknik permainan dan beberapa materi gondang saja sebagai bahan praktek pembelajaran.

Lanjutkan membaca “GONDANG YANG BAKAL HILANG”