Al’Hadhonah, Masjid Tertua di Toba

Imran Napitupulu [Sejarah dan Pengembangan Agama Islam di Balige]

Suatu hari, tanggal 3 maret 1910 seorang pedagang, pemeluk agama Islam bernama Djahoeat Napitupulu (Ayah kandung Mara Qodim Napitupulu), datang ke Balige. Beliau berasal dari Sibolga. Kemudian, bersama tokoh Islam lainnya, mengembangkan syiar agama di kota yang kental nuansa budaya adat Batak dan filosophy dalihan na tolu.
Diduga, orang pertama yang membawa ajaran agama Islam ke Tobasa, adalah Lobe Sangajo Napitupulu dari Balige, dan Lobe Leman Tampubolon dari Sibala Hotang. Keduanya merupakan perintis dan pembawa ajaran Islam di kota ini, sembari menjalankan usahanya, sebagai pedagang pada masa itu.

Lanjutkan membaca “Al’Hadhonah, Masjid Tertua di Toba”

Objek Wisata Lumban Silintong Butuh Sentuhan

Imran Napitupulu

Ketika alam bercerita dan menuturkan kata-kata, ia mampu berbicara dalam seribu bahasa. Hempasan ombak kecil, ditimpal semilir angin pinggiran danau Toba, menimbulkan perbedaan mencolok yang semakin terasa. Apalagi, saat memandangi kaki langit di ujung jalan. Pesona itu, muncul dari sebuah pantai berjarak ± 2 km pinggiran kota Balige. Tepatnya di desa Lumban Silintong Kec. Balige Kabupaten Tobasa. Lanjutkan membaca “Objek Wisata Lumban Silintong Butuh Sentuhan”

Riwayat Singkat Perjuangan Raja Si Singamangaraja XII

Dari catatan Keluarga Sisingamangaraja dalam rangka peringatan 100 tahun perjuangan raja Sisingamangaraja XII

Raja Si Singamangaraja XII lahir di Bakara ditepian Danau Toba sebelah Selatan pada tahun 1848. Saat ini Bakara merupakan suatu kecamatan dalam Kabupaten Humbang Hasundutan. Nama kecilnya adalah Patuan Bosar gelar Ompu Pulo Batu. Sebagaimana leluhurnya, gelar Raja dan kepemimpinan selalu diturunkan dari pendahulunya secara turun temurun. Ketika Patuan Bosar dinobatkan menjadi Raja Si Singamangaraja XII pada tahun 1871, waktu itu umurnya baru 22 tahun dalam usia yang masih muda.

Lanjutkan membaca “Riwayat Singkat Perjuangan Raja Si Singamangaraja XII”

SMPN 1 LAGUBOTI BERKUALITAS MINIM FASILITAS

Monang Naipospos [ Geliat SMP Negeri 1 Laguboti]

Anda alumni SMP Negeri 1 Laguboti? Atau setidaknya anda pernah melihat dan lintas di sekolah itu? Semasih Laguboti masih mengandalkan satu-satunya SMP Negeri perhatian masyarakat tertuju ke sekolah itu dan Sekolah Teknik Negeri Laguboti. Sekarang Sekolah Teknik itu sudah berubah menjadi SMK Negeri 1 yang sebelumnya disebut Sekolah Menengah Industri Kerajinan.
Lanjutkan membaca “SMPN 1 LAGUBOTI BERKUALITAS MINIM FASILITAS”