STOP PERAMBAHAN HUTAN KEMENYAN DI HUMBANG HASUNDUTAN

Benget Silitonga

HENTIKAN KRIMINALISASI TERHADAP RAKYAT

Praktik Kriminalisassi Kepolisian Ressort Humbang Hasundutan (Humbahas) terhadap rakyat (Petani Kemenyan) di Pandumaan dan Sipituhuta yang sedang berkonflik dengan PT. Toba Pulp Lestari (TPL) tampaknya masih akan terus berlangsung. Menurut informasi yang kami terima, 7 (tujuh) orang petani kemenyan yang memperjuangkan haknya kembali dijadikan sebagai tersangka baru, sesuai dengan surat Polres Humbahas tgl 28 Agustus 2009. Mereka adalah Jibbo Sihite, 45 tahun, Anto Nainggolan, 25 tahun, Ama Ritta Sitanggang, 40, Jabonar Munthe,40, Jahot Situmorang, 40 tahun, Urupan Sinambela, 50 tahun, dan Tipak Nainggolan 25 tahun. Lanjutkan membaca “STOP PERAMBAHAN HUTAN KEMENYAN DI HUMBANG HASUNDUTAN”

LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER

Jurus Baru Penyelamatan Danau Toba

TOBALOVER, sebuah komunitas berbasis jejaring sosial Facebook, akan menyelenggarakan Lomba Karya Tulis (LKT) bagi pelajar SLTP dan SLTA di tujuh kabupaten seputar Danau Toba. Lomba berhadiah total Rp 25.000.000 ini, bertujuan menanamkan sejak dini kepedulian terhadap pelestarian Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.
Lanjutkan membaca “LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER”

Haminjon-Batak, Riwayatmu Kini…!

Limantina Sihaloho

Konon, kemenyan yang dibawa orang-orang bijak dari timur (majus) kepada Yesus di palungan di Betlehem berasal dari Tanah Batak. Ini saja sudah lebih dari cukup untuk membuat saya ingin melihat langsung seperti itu pohon kemenyan. Begitulah, saya sampai di Sipituhuta pada awal bulan ini untuk melihat pohon kemenyan mereka.
Lanjutkan membaca “Haminjon-Batak, Riwayatmu Kini…!”

Sikap Orang Batak terhadap Lingkungan

Limantina Sihaloho

“Sebelum agama Kristen masuk di Tanah Batak, pohon-pohon besar itu masih berdiri; setelah agama Kristen masuk, pohon-pohon besar itu ditebangi antara lain untuk membuktikan bahwa pohon itu tak mempunyai kekuatan apapun”, begitu kata salah seorang teman kelas saya yang kebetulan orang Batak di Fakultas Teologia Universitas Kristen Duta Wacana di pertengahan tahun 1990-an. Kala itu, istilah global-warming masih jauh dari telinga dan wacana publik. Jogja pada waktu itu masih relatif dingin malah; tidur pada malam hari masih perlu pakai selimut. Di awal 2000-an Jogjakarta telah berubah menjadi gerah, sumuk. Seperti Pematang Siantar pada masa sekarang ini yang juga sudah bertambah panas walau jauh dari tepi laut.
Lanjutkan membaca “Sikap Orang Batak terhadap Lingkungan”

PLASTIK.. MAKANAN TERLEZAT ABAD INI

Dr Sabam JMT Simatupang

Perhatikan tempat makanan/minuman anda yang terbuat dari bahan plastik. Lihat bagian bawah wadah. Standart wadah plastik tempat makanan dan minuman dari bahan plastik harus mencantumkan kode resin plastik sehingga orang dapat menggunakannya sesuai kemampuan bahan plastik tsb. Bila tidak maka dapat mengakibatkan "bermigrasinya/lumer/larutnya" bahan2 plastik berbahaya ke dalam darah kita.Bisa terjadi gangguan penyakit saraf/hormonal, s/d kanker.

Lanjutkan membaca “PLASTIK.. MAKANAN TERLEZAT ABAD INI”

Beda PANJUJURAN ARI Dengan PARHALAAN

Monang Naipospos

Banyak orang beranggapan bahwa Panjujuran Ari adalah Parhalaan. Karena itu orang sering mengira bila meghitung hari dengan kalender batak adalah memilih hari-hari baik. Pamahaman yang keliru ini perlu kita luruskan untuk lebih jelas bagaimana para leluhur orang batak melakukan kajian tentang hari-hari dan hari baik dan buruk.

Lanjutkan membaca “Beda PANJUJURAN ARI Dengan PARHALAAN”

SOPO KOMIL JANGAN SAMPAI BUNTUNG

Adonia Sihotang

Tanggapan untuk Untung Atau Buntung

Saya ikut memberikan pendapat dan opini terhadap topik yang kita bahas dalam forum ini “Untung atau Buntung”. Sangat bagus tulisan ito Limantina Sihaloho menggambarkan kondisi Desa Sopo Komil yang sangat eksotis. Kondisi desa ini sangat khas pedesaan Batak Highland yang umumnya terletak di punggung bukit, di lereng (di robean), atau lembah Bukit Barisan yang menjulang tinggi menantang awan, sehingga jalan-jalan yang menghubungkan antara satu desa dengan desa lainnya harus meluk-liuk melintasi lereng-lereng bukit yang bertebing curam atau menaiki punggung bukit dan menuruni lembah yang dalam.

Lanjutkan membaca “SOPO KOMIL JANGAN SAMPAI BUNTUNG”

Maju Terus !!! Save D Tao

Adonia Sihotang

Tanggapan untuk Earth Society Tour Danau Toba

Tung sada ulaon na denggan si tutu do na binahen ni halak laenta Miduk Hutabarat cs na mambaen sada ulaon na marhasundutan na digoari : Komunitas Earth Society Tour Danau Toba. Strategi na naung dipaune tung uli situtu, paboahan (boa-boa, tingting) tu situan na torop na marhuta di liat ni tao i, boha do haduan angka na masa molo so dipaune saonari on ulaon na manjaga (konservasi) tao nauli i. Di bahen do “tour” marsolu-solu humaliang tao i jala pajumpa tu angka parhuta dohot tu angka namalo sibooto dohot sipadalan sitiop aturan.

Lanjutkan membaca “Maju Terus !!! Save D Tao”