SURAT TERAKHIR

John Ferry Sihotang

Telah kuminum segala hikmat dunia, dari piala yang sudah diberkahi. Membaca kitab-kitab kebijaksanaan terhebat, mereguk semua anggur paling nikmat, mengidungkan nyanyian dan mensyairkan sajak-sajak paling indah, hingga menjalani sudut kota-kota paling megah yang kupuja bertahun-tahun. Sampai aku lupa asalu-sulku. Lupa pulang merindu kampung halaman, bumi moyangku yang sekarang dikhianati anak-cucunya sendiri. Disayat anak-cucunya sendiri dengan sembilu.

Lanjutkan membaca “SURAT TERAKHIR”

Ooooo…. Ompung

Puisi Karya MJA Nashir dengan judul asli BERLAYAR

O Embah!
O Opung!
O Puang!
Wahai para leluhur !
Aku kembali
menyeret kaki di pojok-pojok sunyi peradaban yang berlari
di antara kentucky dan televisi
Kereta-kereta masa silam meluncur perkasa
membelah hijau sawah dan burung-burung manyar berlompat ke udara
Aku kanak-kanak yang berlari di atas rel kereta
mengejar tanda tanya sampai ke mana, lenyap ke dalam hutan para danyang

Lanjutkan membaca “Ooooo…. Ompung”