APBD DAN ANOMALI OTONOMI DAERAH

TENTANG APBD DAN ANOMALI OTONOMI DAERAH

Petrus Marulak Sitohang

Kecuali di beberapa daerah yang masih menunggu pelantikan DPRD hasil pemilu 2009, pekerjaan utama yang sudah menunggu anggota DPRD Provinsi, Kabupaten atau Kota di seluruh tanah air saat ini adalah membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) masing-masing. Di beberapa daerah dilaporkan sudah memulai pembahasannya. Namun di beberapa tempat lain masih menunggu terbentuknya alat-alat kelengkapan dewan termasuk Badan Anggaran atau dulu disebut Panitia Anggaran yang berwenang melakukan pembahasan RAPBD.
Lanjutkan membaca “APBD DAN ANOMALI OTONOMI DAERAH”

FACEBOOKERS UNTUK SESAMA DI TANAH BATAK

Limantina Sihaloho (Pematang Siantar)

APA YANG DAPAT KITA LAKUKAN UNTUK SESAMA DI TANAH BATAK?
(SEBUAH USULAN)

Kamis, 12 November 2009, saya membaca status Pak Monang Naipospos yang dipostingkannya di dinding fesbuknya sehari sebelumnya. Isinya: “Seorang ibu meneteskan airmata tadi pagi dirumahku. Anaknya dioperasi di P.Baru butuh tebusan 12 jt Uangnya kurang 10 juta. Dia memahami alasanku tdk memberi pinjaman karena tau anakku juga baru opname dan tiap 20 hari kontrol. Tak kuasa melihat airmatanya akhirnya kujamini pinjamannya kpd sahabatku. Kulihat rahasia Tuhan yg pertemukan org dlm derita yg sama Semoga anak2 kami sgr pulih spt sediakala.”
Lanjutkan membaca “FACEBOOKERS UNTUK SESAMA DI TANAH BATAK”

Guru Parmabuk

Adonia Sihotang

Marsiribur-ribu ma hita angke. Hira-hira taon 1980-an ma on, tingki singkola SMA di Barus. Adong do sahalak guru nami marga LG. Gogo situtu minum tuak. Di laponta on didok : SEPULUH GELAS TUAK, MASUK NERAKA, molo ibana SEPULUH GELAS TUAK, MATA MENYALA dope. Jala muse so pola dianturehon ibana natarsurat i. “Tu narokko pe taho, ai disi do godang kode tuak,” ninna ibana do molo dipasingot donganna. Boi ma dohonan amanta on tungkot ni lapo. Molo di kungfu China, sarupa tu “suhu” ma ra level ni ibana.
Lanjutkan membaca “Guru Parmabuk”

Nilai Keberadaan Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan

Adonia Sihotang
[Pertahankan Hutan di Ramba Partungkot Na Ginjang di Kab. Samosir]

Hutan merupakan penyangga kehidupan, sehingga harus dimanfaatkan dengan bijak. Hutan mampu memproduksi oksigen (O2) yang kita hirup. Di sekolah dasar diajarkan, bernapas adalah menghirup O2 dan mengeluarkan CO2. Nah, O2 yang kita hirup ini dihasilkan oleh tumbuhan. Fungsi lain dari hutan adalah menyerap gas karbon dioksida (CO2) sebagai salah satu gas penyebab global warming. Saat transpirasi (bernapas) tumbuhan justru berlaku sebaliknya dengan manusia. Tumbuhan justru menghirup CO2 dan mengeluarkan O2. Makanya terasa segar saat duduk sejenak berteduh di bawah rindangnya pohon Mahoni dan Angsana di Taman Surapati, mengasingkan diri sejenak dari kebisingan kota Jakarta yang tingkat pencemaran udaranya nomor tiga di dunia.
Lanjutkan membaca “Nilai Keberadaan Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan”

Tung Mansai Arga do Tao Toba di Halak Batak

Adonia Sihotang

Na di tanggal 9 bulan Agustus 2008 taon na salpu, ibotanta Sylvia Sipayung mambahen sada tulisan do di blog Bersama Toba.Com. Songon on ma judul ni surat i : TOHO DO ARGA TAO TOBA DI AKKA HALAK KITA ? Tung malo do ibotonta on mamillit judul ni surat i, suang songoni nang dohot isina. Sungkun-sungkun i tung pas situtu, tarlumobi ma di tingki saonari on, siala di angka parungkilon na ditaonton tao na uli i.
Lanjutkan membaca “Tung Mansai Arga do Tao Toba di Halak Batak”

DPRD 2009-2014 Akankah Membawa Perubahan?

Roy R. Simanjuntak*)

Saat yang dinanti-nanti itu telah tiba, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) periode 2009-2014 seluruh Indonesia telah dilantik. Tentu membahagiakan dan sepatutnya pula memunculkan rasa syukur yang besar. Perjuangan panjang yang melelahkan dan membutuhkan banyak biaya sejak masa mendaftar sebagai calon anggota legislatif sampai saat-saat kampanye dan mengawal perhitungan suara, tertebuslah sudah.
Lanjutkan membaca “DPRD 2009-2014 Akankah Membawa Perubahan?”

Lelaki yang Ingin Dikubur di Samosir itu Bernama Nahum Situmorang

Suhunan Situmorang

SUDAH 40 tahun ia wafat, namun namanya kian sering disebut-sebut. Lagu-lagu gubahannya pun tiada putus disenandungkan; menghibur orang-orang, menafkahi pekerja dunia malam, mengalirkan keuntungan bagi pengusaha hiburan dan industri rekaman. Tapi, orang-orang, khususnya etnis Batak dan yang familiar dengan lagu Batak, segelintir saja yang tahu siapa dia sesungguhnya. Ironisnya lagi banyak yang tak sadar bahwa sejumlah lagu yang selama ini begitu akrab di telinga mereka, lahir dari rahim kreativitas lelaki yang hingga ajalnya tiba tetap melajang itu.
Lanjutkan membaca “Lelaki yang Ingin Dikubur di Samosir itu Bernama Nahum Situmorang”

STOP PERAMBAHAN HUTAN KEMENYAN DI HUMBANG HASUNDUTAN

Benget Silitonga

HENTIKAN KRIMINALISASI TERHADAP RAKYAT

Praktik Kriminalisassi Kepolisian Ressort Humbang Hasundutan (Humbahas) terhadap rakyat (Petani Kemenyan) di Pandumaan dan Sipituhuta yang sedang berkonflik dengan PT. Toba Pulp Lestari (TPL) tampaknya masih akan terus berlangsung. Menurut informasi yang kami terima, 7 (tujuh) orang petani kemenyan yang memperjuangkan haknya kembali dijadikan sebagai tersangka baru, sesuai dengan surat Polres Humbahas tgl 28 Agustus 2009. Mereka adalah Jibbo Sihite, 45 tahun, Anto Nainggolan, 25 tahun, Ama Ritta Sitanggang, 40, Jabonar Munthe,40, Jahot Situmorang, 40 tahun, Urupan Sinambela, 50 tahun, dan Tipak Nainggolan 25 tahun. Lanjutkan membaca “STOP PERAMBAHAN HUTAN KEMENYAN DI HUMBANG HASUNDUTAN”

LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER

Jurus Baru Penyelamatan Danau Toba

TOBALOVER, sebuah komunitas berbasis jejaring sosial Facebook, akan menyelenggarakan Lomba Karya Tulis (LKT) bagi pelajar SLTP dan SLTA di tujuh kabupaten seputar Danau Toba. Lomba berhadiah total Rp 25.000.000 ini, bertujuan menanamkan sejak dini kepedulian terhadap pelestarian Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.
Lanjutkan membaca “LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER”