Haminjon-Batak, Riwayatmu Kini…!

Limantina Sihaloho

Konon, kemenyan yang dibawa orang-orang bijak dari timur (majus) kepada Yesus di palungan di Betlehem berasal dari Tanah Batak. Ini saja sudah lebih dari cukup untuk membuat saya ingin melihat langsung seperti itu pohon kemenyan. Begitulah, saya sampai di Sipituhuta pada awal bulan ini untuk melihat pohon kemenyan mereka.
Lanjutkan membaca “Haminjon-Batak, Riwayatmu Kini…!”

Sikap Orang Batak terhadap Lingkungan

Limantina Sihaloho

“Sebelum agama Kristen masuk di Tanah Batak, pohon-pohon besar itu masih berdiri; setelah agama Kristen masuk, pohon-pohon besar itu ditebangi antara lain untuk membuktikan bahwa pohon itu tak mempunyai kekuatan apapun”, begitu kata salah seorang teman kelas saya yang kebetulan orang Batak di Fakultas Teologia Universitas Kristen Duta Wacana di pertengahan tahun 1990-an. Kala itu, istilah global-warming masih jauh dari telinga dan wacana publik. Jogja pada waktu itu masih relatif dingin malah; tidur pada malam hari masih perlu pakai selimut. Di awal 2000-an Jogjakarta telah berubah menjadi gerah, sumuk. Seperti Pematang Siantar pada masa sekarang ini yang juga sudah bertambah panas walau jauh dari tepi laut.
Lanjutkan membaca “Sikap Orang Batak terhadap Lingkungan”

PLASTIK.. MAKANAN TERLEZAT ABAD INI

Dr Sabam JMT Simatupang

Perhatikan tempat makanan/minuman anda yang terbuat dari bahan plastik. Lihat bagian bawah wadah. Standart wadah plastik tempat makanan dan minuman dari bahan plastik harus mencantumkan kode resin plastik sehingga orang dapat menggunakannya sesuai kemampuan bahan plastik tsb. Bila tidak maka dapat mengakibatkan "bermigrasinya/lumer/larutnya" bahan2 plastik berbahaya ke dalam darah kita.Bisa terjadi gangguan penyakit saraf/hormonal, s/d kanker.

Lanjutkan membaca “PLASTIK.. MAKANAN TERLEZAT ABAD INI”

HINATA BIRA HINATA HALTO, DOS LAGATNA

Monang Naipospos

Molo jinama halto, manigor hinilala do pangkorhonna rintop (gatal). Songon i do nang bira, dos do lagatna mambahen rintop tu pamatang.

Sipata do jolma japa-japa mandiori sibonsiri haroro ni rintop tu pamatangna, ai dang dituntun rohana na dais ibana tu halto dohot bira. Dang diboto naung mangararati lagat ni halto tu inganan na asing ujungna dais tu pamatang. Molo pinangan bira dung dilompa, sada do podana didok natuatua; “unang nidok rintop”. Toho, rumintop do halto sian bira.

Lanjutkan membaca “HINATA BIRA HINATA HALTO, DOS LAGATNA”