SINGA-SINGA RUMAH BATAK BANYAK DICURI

Monang Naipospos

Di perkampungan batak yang ditemui rumah tradisional, banyak yang sudah kehilangan bagian assesori rumah itu karena dicuri orang-orang yang tak bertanggungjawab. Untuk wilayah Polsek Laguboti sudah 3 kasus pencurian yang dilaporkan dan 2 kasus sudah dilimpahkan ke pengadilan 1 kasus masih dalam proses.

Lanjutkan membaca “SINGA-SINGA RUMAH BATAK BANYAK DICURI”

POTENSI DI PINTUPOHAN MERANTI

Monang Naipospos

Anda mungkin tahu, PLTA Siguragura dan Tangga yang dibangun tahun 1978 ada di Toba Samosir. Namun anda jarang mendengar nama Kecamatannya saat ini Pintupohan Meranti, termasuk desa-desa disana, masyarakatnya dan penghidupannya. Umumnya orang Batak berpikir, berpendidikan tinggi dan keluar dari tanah batak. Ini juga berlaku bagi masyarakat Pintupohan Meranti. Di luar daerah mereka lebih besar mendapat peluang berkarir ketimbang di daerahnya yang memiliki perusahaan raksasa penghasil energi listrik.

Lanjutkan membaca “POTENSI DI PINTUPOHAN MERANTI”

PANANDAION NI HALAK BATAK MARHITE ADATNA

R.B. Marpaung (Op. Miduk)

Halak Batak nunga digoari i sada Bangso. Mangihuthon nabinoto sian angka natua-tua umbahen digoari sada Bangso, nunga marharajaon sandiri, Mardebata (Mula Jadi Nabolon/Pencipta Yang Maha Besar), marpatik, mar-uhum, mar-adat dohot marpartuturon. Nunga marhepeng sandiri, ima naginoaran na ringgit Batak (ingot ringgit si tio soara). Alai ianggo nuaeng on nunga sada negara sude Indonesia, alai nang pe sada negara hita ianggo ugari dohot adatna mar-ragam do.

Lanjutkan membaca “PANANDAION NI HALAK BATAK MARHITE ADATNA”

SIREGAR, POTENSI WISATA YANG TERPENDAM

Monang Naipospos

Di Kecamatan Uluan – Tobasa dikenal satu desa Siregar. Memang disana warga mayoritas bermarga Siregar. Penonjolan wisata desa ini sering disebut Siregar Aek Na Las. Memang di desa ini ditemukan sumber air panas yang disebut aek rangat persis berada di tepi pantai. Bahkan sumur bor pada kedalaman 200 meter airnya hangat.

Lanjutkan membaca “SIREGAR, POTENSI WISATA YANG TERPENDAM”