Monang Naipospos
Datu Pangabang seorang tabib batak yang mulai populer. Dia sangat ulet melakukan penelitian bahan obat untuk berbagai penyakit yang ditemukannya. Hutan dijelajah, beragam tanaman, akar kayu dan kulitnya dikumpulkan.
Monang Naipospos
Datu Pangabang seorang tabib batak yang mulai populer. Dia sangat ulet melakukan penelitian bahan obat untuk berbagai penyakit yang ditemukannya. Hutan dijelajah, beragam tanaman, akar kayu dan kulitnya dikumpulkan.
Monang Naipospos
Dalam sistem ketataprajaan batak dahulukala, sudah dikenal perangkat penata-prajaan di tingkat huta dan bius. Memang diakui, belum semua wilayah memiliki BIUS yang permanen dan kelengkapan organisasinya belum sempurna. Penerapan, penamaan terhadap perangkat itu pun kadang ditemukan adanya perbedaan penyebutan antar bius dan huta.
Monang Naipospos
Satu tahun tujuh bulan blog ini meluncur di dunia maya. Sabtu 22 November sekitar jam 6 sore kulihat counter visitor angka 300.000. Jarang saja memantau angka bulat seperti ini.
Monang Naipospos
Program Revitalisasi Gondang Batak sudah berakhir. 12 orang murid sudah siap menambang pengalaman margonsi bersama para gurunya di lapangan. Mereka sudah mengenal beberapa gondang dan memainkannya dengan baik. Tentu saja selama pembelajaran dua tahun ini mereka dicecoki teknik permainan dan beberapa materi gondang saja sebagai bahan praktek pembelajaran.
Monang Naipospos
Malam itu (20 November 2008) gedung TB Silalahi Center yang berdiri megah di Desa Pagarbatu Balige dipenuhi pengunjung. Ada pagelaran gondang batak disana. Lanjutkan membaca “GELIAT GONDANG BATAK”
Judul Asli : MULAK MA HO AMANG 2
Michael Siregar
Timbul Pandapotan Napitupulu MBA, begitu tertulis di atas meja kerja yang terbuat dari kayu jati yang keras dan mahal didalam ruangan berukuran delapan kali sepuluh meter itu.
Lanjutkan membaca “APA YANG KAMU LAKUKAN, TIMBUL ?”
Monang Naipospos
Font ini menggunakan software buatan B. Parningotan edisi I dan II. Saat ini sudah diterbitkan edisi ke III. Yang membutuhkan dapat meminta langsung dari beliau. Tuliskan pada komentar dibawah dengan menyebutkan email anda.
Lanjutkan membaca “Belajar Surat Batak 4”
Monang Naipospos
Saya hendak memberi komentar pada tulisan lae Suhunan Situmorang Cucu Panggoaran. Cerita itu menggelitik membuat saya tertawa.
Lanjutkan membaca “DI BATAK, NAMA ITU PENTING”
Hotman Jonathan Lumbangaol
Ada desas-desus rencana undang-undang (RUU) pornografi akan disahkan hari ini (24/10). RUU yang disiratkan melindungi kaum perempuan dan anak-anak terhadap bahaya pornografi, nyata-nyata malah mengkriminalisasi perempuan dan anak-anak. Sendari dulu RUU pornografi selalu kontroversi, mengatur ranah pribadi yang seharusnya tidak bisa dimasuki negara.
Lanjutkan membaca “RUU Pornografi, Mengapa Ditolak?”
Michael Siregar
Ompu ni Jonggara Napitupulu menghapus air mata yang merembes di kelopak matanya, mendengar lagu yang dinyanyikan oleh Eddy Silitonga yang bercerita tentang penyesalan orang tua atas kemarahannya yang berlebihan, mengakibatkan anaknya merantau dan tak pernah memberi kabar atau pun pulang menjenguknya.
Lanjutkan membaca “MULAK MA HO AMANG”