LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER

Jurus Baru Penyelamatan Danau Toba

TOBALOVER, sebuah komunitas berbasis jejaring sosial Facebook, akan menyelenggarakan Lomba Karya Tulis (LKT) bagi pelajar SLTP dan SLTA di tujuh kabupaten seputar Danau Toba. Lomba berhadiah total Rp 25.000.000 ini, bertujuan menanamkan sejak dini kepedulian terhadap pelestarian Danau Toba dan lingkungan sekitarnya.
Lanjutkan membaca “LOMBA KARYA TULIS TOBALOVER”

Sikap Orang Batak terhadap Lingkungan

Limantina Sihaloho

“Sebelum agama Kristen masuk di Tanah Batak, pohon-pohon besar itu masih berdiri; setelah agama Kristen masuk, pohon-pohon besar itu ditebangi antara lain untuk membuktikan bahwa pohon itu tak mempunyai kekuatan apapun”, begitu kata salah seorang teman kelas saya yang kebetulan orang Batak di Fakultas Teologia Universitas Kristen Duta Wacana di pertengahan tahun 1990-an. Kala itu, istilah global-warming masih jauh dari telinga dan wacana publik. Jogja pada waktu itu masih relatif dingin malah; tidur pada malam hari masih perlu pakai selimut. Di awal 2000-an Jogjakarta telah berubah menjadi gerah, sumuk. Seperti Pematang Siantar pada masa sekarang ini yang juga sudah bertambah panas walau jauh dari tepi laut.
Lanjutkan membaca “Sikap Orang Batak terhadap Lingkungan”

Maju Terus !!! Save D Tao

Adonia Sihotang

Tanggapan untuk Earth Society Tour Danau Toba

Tung sada ulaon na denggan si tutu do na binahen ni halak laenta Miduk Hutabarat cs na mambaen sada ulaon na marhasundutan na digoari : Komunitas Earth Society Tour Danau Toba. Strategi na naung dipaune tung uli situtu, paboahan (boa-boa, tingting) tu situan na torop na marhuta di liat ni tao i, boha do haduan angka na masa molo so dipaune saonari on ulaon na manjaga (konservasi) tao nauli i. Di bahen do “tour” marsolu-solu humaliang tao i jala pajumpa tu angka parhuta dohot tu angka namalo sibooto dohot sipadalan sitiop aturan.

Lanjutkan membaca “Maju Terus !!! Save D Tao”

Quo Vadis Danau Toba?

Hotman Jonathan Lumbangaol*)

Danau Toba adalah adalah tujuan wisata internasional ketiga di Indonesia; setelah Bali, Yogya dan Danau Toba. Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara. Provinsi keempat terpadat populasinya setelah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk 12.869.169 (sumber BPS). Terdiri dari 19 kabupaten, 7 kotamadya, 326 kecamatan dan 5466 desa, 43,33 % ada di kota, dan 56, 37% di desa.
Lanjutkan membaca “Quo Vadis Danau Toba?”

APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK DANAU TOBA ?

Monang Naipospos

Spirit otonomi daerah semula diharapkan mengembangkan partisipasi masyarakat dalam program-program pembangunan daerah. Tujuan pengembangan partisipasi masyarakat dalam hal ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas program-program pembangunan. Oleh karena itu segenap potensi yang ada pada setiap daerah harus digali untuk menggali inisiatif masyarakat lokal dalam sebuah proses pembangunan.
Lanjutkan membaca “APA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK DANAU TOBA ?”

Manusia dan Hewan Hidup Rukun di Taman Eden 100

Imran Napitupulu [Jelajah Taman Eden Tobasa]

Hutan hanya mungkin dikelola secara lestari oleh rakyat penghuni dan yang empunya hutan itu sendiri. Seperti dalil yang dirumuskan Chico Mendez. Seorang ekolog Brasilia. Pejuang pelestarian lingkungan, yang bekerja di rimba raya hutan tropik Amazona.

Lanjutkan membaca “Manusia dan Hewan Hidup Rukun di Taman Eden 100”