SURANTI, TENUN IKAT TOBA

Monang Naipospos

Siapa yang terima bila kebiasaan yang sudah lama dilakoni menjadi pemahaman baru, bahkan sudah jadi budaya baru, disebut salah? Sudah berakar lama sebutan tenunan ini TUMTUMAN.

Pada masa lalu, tenunan ini dibuat ikat pinggang para raja raja yang disebut SURANTI. Digunakan menjadi kepala pengunci “Abit” dari ulos Simarinjam sisi. Kelengkapan pasangan pakaian ini adalah; handehande surisuri nanirintaran (surisuri na marpunsa) dan tali-tali “tumtuman” (kain hitam rambu merah). Lanjutkan membaca “SURANTI, TENUN IKAT TOBA”